Konstipasi


KONSTIPASI adalah kondisi sulit buang air besar secara teratur, tidak bisa benar-benar tuntas,  atau tidak bisa sama sekali. Secara umum, seseorang bisa dianggap mengalami konstipasi apabila buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu. Tiap pengidap bisa mengalami konstipasi dengan tingkat keparahan berbeda-beda. Ada yang mengalaminya untuk waktu singkat dan ada juga yang jangka panjang atau kronis. Konstipasi kronis biasanya menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman yang bisa memengaruhi rutinitas sehari-hari.



Penyebab dan Faktor Risiko Konstipasi

Konstipasi merupakan penyakit yang sangat umum dan bisa diderita oleh siapa saja. Meski demikian, penyakit ini dua kali lebih banyak dialami oleh wanita daripada pria, terutama pada masa kehamilan. Lansia juga termasuk kelompok orang yang lebih sering mengalaminya.


Penyebab konstipasi pada seseorang bisa lebih dari satu faktor. Misalnya, kurang minum, kurang konsumsi serat, perubahan pola makan, serta kebiasaan mengabaikan keinginan untuk buang air besar, efek samping obat-obatan, dan gangguan mental seperti kecemasan dan depresi.


sms button simpati +62813-1518-6262

Sementara pada anak-anak, pola makan yang buruk, rasa cemas saat menggunakan toilet, dan masalah saat latihan menggunakan toilet bisa menjadi penyebab konstipasi. Langkah Pengobatan Konstipasi Perubahan pola makan dan gaya hidup merupakan langkah utama dalam mengobati konstipasi.

Langkah-langkah tersebut meliputi:

  • Meningkatkan konsumsi serat per hari secara bertahap.
  • Mengonsumsi lebih banyak air putih.
  • Lebih sering berolahraga.

Jika perubahan sederhana pada pola makan dan gaya hidup tidak bisa membantu, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Setelah mendiagnosis kondisi Anda, dokter umumnya akan memberikan obat pencahar untuk melancarkan proses buang air besar. Langkah ini biasanya efektif, tapi tubuh Anda membutuhkan waktu beberapa bulan untuk membiasakan diri dengan proses buang air besar secara rutin.


Resiko Konstipasi

Prevalensi tertinggi dilaporkan terjadi pada orang di atas usia 60 tahun, diikuti oleh anak di bawah usia 10 tahun. Hubungan dengan usia ini terutama disebabkan faktor lain, seperti obat-obatan dan pola makan.

Untuk alasan yang tidak jelas, ras Kaukasian melaporkan sembelit lebih jarang dibandingkan kelompok ras lain, dan wanita terpengaruh sekitar dua kali lipat sesering pria. Kondisi ini lebih umum pada orang miskin. Tambahan faktor resiko meliputi riwayat keluarga, disfungsi dasar panggul, operasi panggul dan perut, dan persalinan.


Diagnosa

Riwayat dan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan rektal, dapat menegakkan diagnosis. Buku harian usus yang rinci, disampaikan oleh pasien atau orang tua, dapat membantu. Banyak orang salah menilai fungsi usus normal sebagai abnormal.

Tes darah diperlukan jika hipotiroidisme, anoreksia, hiperkalsemia, atau diabetes diduga. Kondisi ini mungkin juga berlaku pada anak-anak, seperti penyakit celiac, keracunan timah, cystic fibrosis, dan infeksi saluran kemih. X-ray dari perut dapat mendeteksi kelainan tertentu dan juga berguna dalam memantau pasien rawat inap. Jarang, kolonoskopi mungkin diperlukan untuk menyingkirkan kemungkinan obstruksi (sumbatan pada saluran cerna) atau kanker usus besar.


Pencegahan dan Komplikasi Konstipasi

Di samping mengubah pola makan dan gaya hidup, Anda juga bisa mengurangi risiko konstipasi dengan tidak mengabaikan keinginan untuk ke toilet dan mengatur jadwal buang air besar agar bisa dilakukan dengan leluasa dan nyaman.


Konstipasi jarang menyebabkan komplikasi. Namun jika dialami dalam jangka panjang, konstipasi dapat menyebabkan hemoroid atau wasir, impaksi feses (menumpuknya tinja kering dan keras di rektum), sobeknya kulit pada anus, serta prolaps rektum (sebagian usus yang mencuat keluar dari anus akibat mengejan).


Klinik Apollo merupakan penyedia layanan kesehatan berbasis klinik yang menangani masalah penyakit kulit dan kelamin. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar penyakit yang anda rasakan, Anda dapat menghubungi hotline kami di (021)-62303060 untuk berbicara dengan ahli kesehatan Klinik Apollo, atau klik gambar di bawah ini untuk konsultasi langsung dengan kami, atau bisa segera datang langsung ke Klinik Apollo, Alamat: Jl. P.Jayakarta Komplek 115 C1-3, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730




Artikel Kesehatan

  • Tentu menjadi hal yang menakutkan ketika mengalami buang air besar berdarah, maksudnya adalah feses yang keluar bercampur darah.


  • Bau Ketiak merupakan penyakit yang umum mempengaruhi banyak orang. Meskipun penyakit ini tidak mempengaruhi...


  • Ejakulasi dini merupakan keluhan seksual yang umum pada pria. Ejakulasi dini terjadi ketika seorang pria berejakulasi lebih...


  • Impotensi adalah lemah syahwat atau keadaan tidak bertenaga. Sebuah masalah umum di kalangan pria yang ditandai oleh ketidak mampuan yang..


  • Telat datang bulan atau haid tak rutin sering dialami perempuan. Selain disebabkan kehamilan, penyebab telatnya menstruasi dapat..


  • Ambeien merupakan suatu penyakit yang umum di derita oleh banyak orang di seluruh dunia. kebanyakan dari mereka yang memiliki aktifitas sebagai...


  • Herpes genital adalah penyakit yang sangat menular, penyakit menular seksual yang mematikan, baik untuk pria maupun...


  • Kutil kelamin adalah penyakit menular seksual yang sangat cepat, terjadi pada alat reproduksi,vagina dan penis, penyakit ini memiliki masa inkubasi...


  • Polip serviks adalah polip kecil yang tumbuh di saluran endoserviks dan menonjol pada mulut serviks. Kebersihan merupakan faktor utama untuk..


  • Gejala wasir begitu banyak, dan dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda. Gejala wasir antara lain:...